Siapa yang tidak tahu facebook? Ya, dewasa ini facebook berhasil menjelma sebagai sebuah situs pergaulan yang berhasil menyedot perhatian insan manusia dalam berbagai usia. Popularitas Facebook pun kian mengalahkan eksistensi situs-situs pergaulan lainnya semacam friendster, myspace, temanster, dsb. Fenomena ini wajar-wajar saja karena facebook tidak hanya melayani fasilitas kirim-mengirim comment saja, melainkan juga photo tagging, photo comment, game, comment on status, trivia, dan aplikasi lainnya. Begitu beragamnya fasilitas yang dilayani facebook membuat banyak penggunanya betah untuk surfing via facebook sampai berjam-jam. Saya sebagai generasi muda pun sempat terhipnotis oleh daya tarik facebook. Begitu pula dengan sebagian besar teman saya. Mereka pun mengaku merasa ada yang kurang jika tidak mengunjungi profile page mereka di facebook. Pada awalnya, kondisi ini terlihat biasa saja. Namun, lama kelamaan saya merasakan ada beberapa efek negatif yang bisa ditimbulkan dari facebook addictive semacam ini.- Pembuangan waktu. Efek ini merupakan sebuah efek langsung yang dirasakan oleh facebook user jika terlalu lama berselancar di situs tersebut. Dapat kita bayangkan apa saja kegiatan yang dapat dilakukan seseorang dalam 2-4 jam jika orang tersebut memilih untuk tidak berkutat dengan facebook.
- Berkurangnya produktivitas kerja. Mungkin ada beberapa orang yang mengupdate facebook pada saat jam kerja. Perilaku tersebut sudah pasti mengurangi produktivitas kerja seseorang.
- Mengundang beberapa penyakit. Kata siapa facebook yang berlebihan tidak dapat mengundang penyakit? Jika anda terlalu lama bersandar di depan komputer, radiasi komputer anda dapat merusak mata anda. Selain itu, jika anda hobi surfing via facebook pada tengah malam, maka anda dapat memperbesar risiko anda terkena kanker. (Ingat, terlalu banyak bergadang dapat mengaktifkan sel-sel kanker!)
- Menumbuhkan sindrom anti sosial. Efek ini merupakan efek jangka panjang yang berlebihan namun tidak menutup kemungkinan untuk dapat terjadi. Jika seseorang mendapatkan 'pergaulannya' sendiri melalui dunia maya, mungkin lama kelamaan sindrom anti sosial dapat tumbuh dalam diri orang tersebut karena orang tersebut merasa bahwa facebook telah memenuhi fungsi pergaulan sosial dalam dirinya.
P.S : Postingan ini tidak bermaksud untuk menjatuhkan pamor facebook sebagai sebuah situs pergaulan yang cukup populer dewasa ini. Postingan ini murni hasil pemikiran pribadi menanggapi fenomena yang ada.

.jpg)



0 comment(s):
Post a Comment